• header
  • web zona9
  • banner4
  • MAN 2 KOTA TANGERANG

MAN 2 KOTA TANGERANG SIAP PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM) DENGAN PROTOKOL KESEHATAN YANG KETAT 5M ( MEMAKAI MASKER - MENJAGA JARAK - MENCUCI TANGAN DENGAN SABUN/HANDSANITIZER - MENJAUHI KERUMUNAN - MENGURANGI MOBILITAS SERTA BERDOA ------- ZONA INTEGRITAS ------- STOP GRATIFIKASI - LIHAT - LAWAN - LAPORKAN

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MAN 2 KOTA TANGERANG

NPSN : 20623289

Jl.Panglima Polim No.6 Poris Plawad Utara Kec.Cipondoh Kota Tangerang 15141


info@man2kotatangerang.sch.id

TLP : 021-55754525


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 315264
Pengunjung : 100510
Hari ini : 26
Hits hari ini : 92
Member Online : 0
IP : 35.175.107.77
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Madrasah Belajar Dirumah untuk cegah penyebaran Covid-19




 

Madrasah Belajar Dirumah untuk cegah penyebaran Covid-19

Jakarta (Pendis) --- Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar menyampaikan imbauan kebijakan belajar di rumah sejak awal Maret 2020  bagi siswa madrasah itu ditetapkan dalam upaya mencegah penyebaan virus Korona (Covid-19).

 “Pembelajaran di rumah tidak dimaksudkan mengalihkan belajar kelas  dipindahkan bentuk belajarnya ke rumah, tapi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga, yang penting anak tetap di rumah, mengisi waktunya untuk belajar dan beribadah bersama keluarga,” terangUmar di Jakarta, Selasa (24/03). 

Menurut Umar, kebijakan belajar di rumah bagi siswa madrasah  bukan dimaksudkan mengalihkan pembelajaran di  kelas dipindah ke rumah ataupun untuk mengejar pembelajaran ilmu pengetahuan, tetapi lebih pada pembelajaran kehidupan dan pembentukan karakter,ucapnya.

Umar menambahkan, pembelajaran di rumah diharapkan memberi ruang interaksi yang lebih intens antara anak, orang tua dan keluarga terdekat. Karenanya, guru madrasah perlu memberikan stimulan agar proses pembentukan karakter siswa selama di rumah juga bisa dioptimalkan.

“Jadi guru tidak semata memberi pekerjaan rumah atau PR berupa soal-soal latihan, tapi juga membimbing pembelajaran nilai. Secara teknisnya dapat dilakukan melalui penugasan atau pembelajaran interaktif melalui media daring,” terang Umar.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa Kemenag telah menyiapkan e-learning madrasah dalam pelaksanaan belajar di rumah. Sampai hari ini, sudah ada 3.205  madrasah yang memanfaatkan layanan ini. Mereka membentuk 3.548 kelas online yang melibatkan 59.608 siswa dan 8.186 guru.

“Kita sudah menyiapkan content pembelajaran, terutama untuk tahun ajaran baru. Ada 150 judul buku yang sudah disiapkan dan  sudan ditelaah Balitbang Kemenag, dan akan segera dirilis. Bahkan, sudah ada beberapa materi yang diberikan sekarang untuk mengisi siswa belajar di rumah, sehingga ke depan e-learning madrasah akan terus diperkuat. (Hikmah)

 

Diupload oleh : HIK (-) | Kategori: Kegiatan KSKK Madrasah | Tanggal: 24-03-2020 20:27




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas