• header
  • web zona9
  • banner4
  • MAN 2 KOTA TANGERANG

MAN 2 KOTA TANGERANG SIAP PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM) DENGAN PROTOKOL KESEHATAN YANG KETAT 5M ( MEMAKAI MASKER - MENJAGA JARAK - MENCUCI TANGAN DENGAN SABUN/HANDSANITIZER - MENJAUHI KERUMUNAN - MENGURANGI MOBILITAS SERTA BERDOA ------- ZONA INTEGRITAS ------- STOP GRATIFIKASI - LIHAT - LAWAN - LAPORKAN

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MAN 2 KOTA TANGERANG

NPSN : 20623289

Jl.Panglima Polim No.6 Poris Plawad Utara Kec.Cipondoh Kota Tangerang 15141


info@man2kotatangerang.sch.id

TLP : 021-55754525


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 315267
Pengunjung : 100510
Hari ini : 26
Hits hari ini : 95
Member Online : 0
IP : 35.175.107.77
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

UN dan UAMBN Madrasah Ditiadakan




UN dan UAMBN Madrasah Ditiadakan

Jakarta (Pendis) -  Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo dan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Pencegahan Penyebaran Coronavirus disease (Covid-19),  Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Islam juga memastikan Ujian Nasional (UN) bagi Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) ditiadakan. Hal ini disampaikanDirektur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A. Umar, di Jakarta, Rabu (25/03).

"UN jenjang MTs dan MA tahun pelajaran 2019/2020 dibatalkan. Untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, tidak lagi gunakan nilai UN sebagaimana tahun sebelumnya. Demikian juga untuk pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) MA dan MTs,” ucap  Umar.

Menurutnya, UAMBN ditiadakan bagi madrasah yang belum menyelenggarakannya. Adapun bagi madrasah yang telah melaksanakan, maka pesertanya akan mendapatkan Sertifikat Hasil UAMBN (SHUAMBN). SHUAMBN dapat dicetak langsung oleh madrasah melalui aplikasi UAMBN-BK.

Panitia UAMBN Kanwil Kemenag Provinsi dapat mengunduh hasil UAMBN-BK jenjang MA dan MTs pada laman uambnbk.kemenag.go.id mulai 26 Maret 2020. Selanjutnya hasil UAMBN-BK didistribusikan kepada MA dan MTs di wilayahnya dalam bentuk soft file.

"Nilai UAMBN yang sudah dihasilkan hanya diperlukan untuk pemetaan kompetensi siswa madrasah dan tidak digunakan sebagai prasyarat kelulusan dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," jelasnya.

Selain itu, untuk  menentukan kelulusanUmar mengatakan  bahwa ujian madrasah untuk kelulusan berpedoman pada SK Dirjen Nomor 247 Tahun 2020 tentang POS Ujian Madrasah. Dalam konteks saat ini, ujian madrasah untuk kelulusan dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali bagi yang telah melaksanakannya beberapa waktu lalu.

Sebagai ganti, kata Umar, ujian madrasah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio dari nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya. Ujian juga bisa dalam bentuk penugasan, tes daring (bila memungkinkan), atau bentuk asesmen lainnya yang memungkinkan ditempuh secara jarak jauh atau daring.

"Ujian madrasah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu dipaksakan mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh, ucapnya.

"Bagi Madrasah yang telah melaksanakan ujian, dapat menggunakan nilainya untuk menentukan kelulusan siswa," sambungnya.  Sementara bagi  madrasah tidak memungkinkan melaksanakan ujian secara daring, Umar menjelaskan beberapa ketentuan berikut:

Pertama, kelulusan Madrasah Ibtidaiyah (MI) ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal). Nilai semester genap kelas 6, bila ada, dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan;

Kedua, kelulusan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12, bila ada, dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan;

Ketiga, rumus perhitungan nilai kelulusan siswa pada semua tingkatan (MI,MTs, dan MA) dapat ditentukan oleh madrasah.

Penetapan waktu kelulusan siswa madrasah dapat ditentukan oleh madrasah dengan menyesuaikan ketetapan waktu di lingkungan pendidikan suatu daerah yg dikoordinir oleh Dinas Pendidikan bersama Kanwil Kemenag atau Kantor Kemenag Kabupaten/ Kota, "Ketentuan yang sama juga berlaku untuk pelaksanaan ujian akhir semester atau kenaikan kelas," tegas Umar.(Hikmah/Solla)

 

Diupload oleh : HIK (-) | Kategori: Kegiatan KSKK Madrasah | Tanggal: 25-03-2020 13:08




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas